APA ITU V60, DAN BAGAIMANA CARA PENGGUNAANNYA

 

Comotincuannya - V60 merupakan salah satu jenis penetes (dripper) pada kategori seduhan kopi pour-over. Dripper V60 sangat populer karena penetes ini memiliki variasi bentuk dan pengaruh ekstraksi berbeda.

ALAT kopi V60 yang paling terkenal di kalangan pecinta kopi manual adalah Hario V60 yang diluncurkan pada tahun 2005. Konsep penamaan V60 ini, mengacu pada bentuk dripper serupa huruf V dari samping dan sudut drippernya 60 derajat. Kertas penyaring khusus ditempatkan pada dripper V60 yang nantinya air akan mengaliri bubuk kopi, hasil ekstraksi menetes melalui kertas penyaring.

Semakin berkembang industri kopi dan pecinta seduhan kopi manual pun kian bertambah. Antusias akan metode seduh kopi pour over ini begitu ramai diperbincangkan bahkan memberikan ruang banyak penyeduh kopi manual untuk eksplorasi resep kopi mereka. Maka tidak heran jika banyak sekali variasi dripper yang beredar, tidak hanya bentuknya saja yang berbeda, tapi juga hasil akhir seduhan kopinya. Bisa dibilang bentuk dripper mempengaruhi pergerakan variabel seduh kopi pour over ini sehingga hasil akhirnya menjadi berbeda. Paling terlihat jelas pengaruhnya ada pada bentuk bagian dalam dripper, secara langsung mempengaruhi laju air ketika ekstraksi kopi.

Cara membuat kopi V60 secara singkat, dripper diletakkan pada coffee server, kemudian tempatkan kertas penyaring ke dripper, tuang bubuk kopi ke dripper dan tuang air panas, hasilnya ekstraksi kopi akan menetes. Hanya saja tidak sesederhana ini, para penyeduh kopi V60 mendetailkannya lagi dan lebih dikenal dengan resep kopi V60. Mempertimbangkan berapa rasio kopi dan air yang digunakan, seberapa kasar biji kopi digiling, bagaimana teknis tuang air, dan pertimbangan lainnya yang mungkin untuk hasilkan ekstraksi rasa nikmat sesuai selera. Resep kopi V60 ini pun dibuat mendetail agar konsisten ketika seduhan kopi manual berikutnya.

Karakter rasa dari seduhan kopi V60 cendurung hasilkan rasa kopi yang lembut, ini pun tergantung biji kopi yang digunakan dan gaya penyeduhan kopi itu sendiri. Metode seduh kopi V60 memberikan ruang eksplorasi yang tanpa batas, inilah yang membuatnya cepat menjadi populer dan memiliki penggemar setia. Bahkan para penyeduh kopi menemukan cara seduh favorit mereka setelah praktik berkali-kali. Seseorang kenalan yang menggemari seduhan kopi V60 dalam ruang diskusi akrab, pernah bercerita tentang pengalamannya menemukan trik penyeduhan kopi pour over ini.

Semakin kasar gilingan kopi, maka menggunakan suhu air semakin tinggi untuk memaksimalkan ekstraksi pada dripper dengan air yang melaju lebih cepat. Semakin halus gilingan kopi, maka menggunakan suhu air semakin rendah untuk meminimalisir ekstraksi berlebih pada dripper karena air cenderung melaju lebih lambat.

Bila kamu penggemar seduhan kopi Ve 60 (dalam istilah Indonesia), tentunya kamu memiliki cara seduh favorit, dan hal itu sah-sah saja. Berbeda sudut pandang terkait cara seduh kopi, malah menambah keakraban obrolan sambil minum kopi. Berikut ini beberapa ulasan untuk menambah wawasan bersama menyeduh kopi V60.

3 FASE MENYEDUH KOPI V60

Menyeduh kopi dengan dripper V60 melibatkan tiga tahapan penting yang harus dipahami oleh penyeduh kopi. Fase pertama adalah blooming, di mana bubuk kopi pertama kali disiram air panas. Proses ini membantu melepaskan gas karbon dioksida yang terperangkap dalam kopi, menciptakan aroma yang kuat dan nikmat. Tahap ini sering dianggap sebagai momen paling menyenangkan karena aroma kopi yang segar memenuhi udara.

Fase berikutnya adalah proses penuangan utama, di mana air panas dituangkan secara bertahap untuk mengekstraksi senyawa rasa dalam kopi. Akhirnya, fase terakhir adalah tahap akhir tetesan, di mana ekstraksi selesai dan cairan kopi siap dinikmati. Ketiga fase ini membutuhkan perhatian pada variabel seperti suhu air, waktu tuang, dan rasio kopi terhadap air untuk mendapatkan rasa yang ideal.

MENGENAL VARIASI ULIR DRIPPER V60

Dripper V60 hadir dalam berbagai variasi, terutama pada ulir di bagian dalamnya yang memengaruhi laju ekstraksi. Contohnya, dripper CAFEC memiliki ulir berbentuk bunga yang membantu air mengalir lebih merata, menghasilkan ekstraksi yang seimbang. Dripper ORIGAMI dengan bentuk lipatan seperti kertas origami memberikan estetika unik sekaligus kecepatan aliran yang berbeda.

Setiap variasi ulir dirancang untuk menciptakan pengalaman seduh yang beragam, memungkinkan penyeduh kopi menemukan dripper yang sesuai dengan preferensi mereka. Dripper ini tidak hanya estetis tetapi juga fungsional, menjadikannya alat wajib bagi pecinta kopi manual brew.

TEKNIK PENUANGAN AIR KE DRIPPER V60

Penuangan air adalah salah satu tahap paling krusial dalam menyeduh kopi V60. Teknik ini memengaruhi bagaimana senyawa rasa dalam kopi larut ke dalam cairan. Biasanya, air dituangkan dalam gerakan melingkar mulai dari tengah ke tepi dripper, lalu kembali ke tengah. Tujuan teknik ini adalah memastikan semua bubuk kopi terkena air secara merata.

Selain itu, kecepatan dan jumlah air yang dituangkan juga memainkan peran penting. Penyeduh sering menggunakan ketel leher angsa untuk mengontrol aliran air dengan presisi. Dengan teknik penuangan yang baik, kamu dapat menyesuaikan intensitas rasa kopi sesuai dengan preferensi.

DIGITAL SCALE MEMBANTU MENJAGA VARIABEL SEDUH V60

Timbangan digital adalah alat penting bagi penyeduh kopi yang ingin menjaga konsistensi hasil seduhan. Dengan timbangan ini, kamu dapat mengukur berat kopi dan jumlah air dengan akurasi tinggi. Penyeduh yang serius sering memantau setiap gram kopi dan mililiter air untuk memastikan rasio yang sesuai.

Penggunaan timbangan digital juga mempermudah eksperimen dalam mencari resep kopi yang ideal. Kamu bisa mencoba berbagai rasio kopi dan air untuk menemukan kombinasi yang menghasilkan rasa yang paling sesuai dengan selera.

ERA SEDUHAN KOPI DRIPPER V60 HINGGA DRIPPER KERTAS SEKALI PAKAI

Dripper V60 telah membuka jalan bagi inovasi dalam dunia kopi, termasuk hadirnya dripper kertas sekali pakai. Dripper ini dirancang untuk memudahkan penyeduhan kopi, terutama bagi mereka yang sering bepergian atau tidak ingin repot membersihkan alat setelah digunakan.

Meskipun dripper kertas lebih praktis, hasil akhirnya tetap bersaing dengan dripper V60 klasik. Teknologi ini menunjukkan bagaimana industri kopi terus beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup penyeduh kopi modern.

PERBEDAAN HARIA V60 DAN CHEMEX

Sekilas, Hario V60 dan Chemex terlihat serupa dalam teknis seduhannya, tetapi keduanya memiliki perbedaan signifikan. Hario V60 dirancang untuk penyeduhan yang lebih cepat dengan laju air yang lebih bebas, sedangkan Chemex memiliki filter yang lebih tebal, menghasilkan kopi dengan tubuh lebih berat dan rasa lebih bersih.

Bagi pecinta kopi manual brew, memilih antara V60 dan Chemex tergantung pada preferensi rasa. Jika kamu menyukai rasa kopi yang ringan dan kompleks, V60 bisa menjadi pilihan. Namun, jika kamu menginginkan tubuh kopi yang lebih kaya, Chemex mungkin lebih sesuai,

TIPS CARA SEDUH KOPI V60 - POUR OVER

Tidak ada cara mutlak dalam menyeduh kopi, karena semuanya kembali pada selera pribadi. Namun, beberapa tips sederhana bisa membantu kamu mendapatkan hasil terbaik. Pertama, gunakan biji kopi segar dan giling sesuai kebutuhan. Kedua, perhatikan suhu air—idealnya sekitar 92–96 derajat Celcius. Ketiga, gunakan teknik tuang melingkar untuk memastikan ekstraksi merata.

Ingat, proses menyeduh kopi adalah seni. Eksplorasi dan temukan cara seduh favoritmu. Tidak ada yang salah dalam eksperimen, selama hasil akhirnya membuatmu menikmati kopi dengan bahagia.


Berikut adalah penjelasan tentang V60, dan jangan lupa, Awali harimu dengan kopi terbaik agar bisa meninggkatkan mood saat menjalani aktivitas sehari - hari.

Post a Comment

0 Comments